Di tengah sakit yang parah, maut nyaris menyentak,
tidurku amat gelisah dan nafas pun sesak.
Kurasakan tangan-Nya, hingga sakitku enyah,
sungguh itu tangan Tuhan: Sobat dari Galilea.
5
Sangkakala k’lak bertalun, terdengar di dunia,
jiwaku tent’ram teralun menyambut datang-Nya.
Dengan kagum kujelang atas awan yang terang,
o, benar, itulah Dia! Sobat dari Galilea.
Terima kasih! Link sudah kami terima dan akan kami tinjau.Thank you! We have received your link and will review it.Konfirmasi dan pembaruan status akan dikirim ke email yang Anda isi.Confirmation and status updates will be sent to the email you provided.